Hidup ini memang tak mudah namun ku yakin aku mampu membuatnya indah
Kutulis di blog ini kunci penguat hidupku
1. AKU HARUS SIAP MENGHADAPI HIDUP INI APAPUN
YANG TERJADI
Hidup di dunia ini satu kali, aku tidak boleh gagal dan
sia-sia tanpa guna. Tugasku adalah menyempurnakan
niat dan ikhtiar, perkara apapun yang terjadi
kuserahkan kepada Allah Yang Maha Kuasa, Yang
Maha Tahu yang terbaik bagi ku. Aku harus selalu
sadar sepenuhnya bahwa yang terbaik bagiku
menurutku belum tentu baik menurut Allah SWT.
Bahkan sangat mungkin aku terkecoh oleh keinginanku
dan harapanku sendiri. Pengetahuanku tentang diri ku
atau atas apapun amat terbatas, sedangkan
pengetahuan Allah menyelimuti segalanya. Sekali lagi
betapapun aku sangat menginginkan sesuatu, tetapi
hatiku harus ku persiapkan untuk menghadapi
kenyataan yang tidak sesuai dengan harapanku, karena
mungkin itulah yang terbaik menurut Allah.
2. AKU HARUS RELA DENGAN KENYATAAN YANG
TERJADI
Bila sesuatu terjadi, yaaa...inilah kenyataan dan
episode hidup yang harus ku jalani, aku harus
menikmatinya,dan aku tidak boleh berlarut dalam
kekecewaan berlama-lama. Kecewa, dongkol, sakit hati
tak akan merubah apapun selain menyengsarakan
diriku sendiri, dongkol begini...tak dongkol yaa begini...
Hatiku harus realistis menerima kenyataan yang ada,
namun tubuh serta pikiranku harus bekerja keras
mengatasi dan menyelesaikan masalah ini. Bila nasi
telah menjadi bubur, maka aku harus mencari ayam,
cakweh, kacang polong, kecap, sledri, bawang goreng
dan sambal agar bubur ayam spesial tetep dapat ku
nikmati.
3. AKU TIDAK BOLEH MEMPERSULIT DIRI
Aku harus yakin bahwa hidup ini seperti siang dan
malam pasti silih berganti. Tak mungkin siang terus
menerus dan tidak mungkin pula malam terus menerus,
pasti setiap kesenangan ada ujungnya. Begitupun
masalah yang menimpa ku pasti ada akhirnya. Aku
harus sangat sabar menghadapinya.
Akupun harus yakin bahwa setiap musibah yang terjadi
itu dengan izin dari Allah Yang Maha Adil, pasti sudah
di ukur dengan cermat oleh Nya. Tak mungkin
melampaui batas kemampuan karena Dia tak pernah
mendholimi hambanya.
Aku tidak boleh mendholimi diriku sendiri dengan
pikiran buruk yang mempersulit diri dan
menyengsarakan. Pikiranku harus tetap jernih,
terkendali, tenang dan proporsional. Aku tidak boleh
terjebak dan mendramatisir masalah.
Aku harus berani menghadapi persoalan demi
persoalan, tidak boleh lari dari kenyataan, karena lari
sama sekali tidak menyelesaikan masalah bahkan
sebaliknya hanya menambah masalah. Semua harus
dengan tegar ku hadapi dengan baik. Aku tidak boleh
menyerah dan kalah. Mesti segala sesuatu ada
akhirnya, begitupun persoalan yang ku hadapi ada
akhirnya, Allah berjanji : fainnamaal usri
yusro...sesungguhnya setelah kesulitan pasti ada
kemudahan. Janji yang tak pernah di ingkari oleh Allah
SWT.
4. EVALUASI DIRI
Segala yang terjadi mutlaq dengan izin Allah SWT, dan
Allah tidak mungkin berbuat sesuatu yang sia-sia. Pasti
ada hikmah dibalik setiap kejadian, sepahit apapun
pasti ada kebaikan yang terkandung didalamnya bila
disikapi dengan sabar dan benar. Harus kurenungkan
mengapa Allah mentaqdirkan semua ini menimpaku,
bisa jadi adalah sebuah peringatan atas dosa-dosaku,
kalalaian ku, atau mungkin saatnya kenaikan derajat
kedudukanku disisi Allah SWT.
Mungkin aku harus berfikir keras untuk menemukan
kesalahan yang harus ku perbaiki. Setiap kejadian
bagai cermin pribadiku, aku tidak boleh gentar dengan
kekurangan dan kesalahan yang telah terjadi, yang
penting sekarang aku mengetahui diriku yang
sebenarnya dan aku bertekad dengan sekuat tenaga
untuk memperbaikinya. Allah Maha Pengampun dan
Maha Penerima Taubat.
5. ALLAH LAH SATU-SATUNYA PENOLONGKU
Aku harus yakin walaupun bergabung seluruh manusia
dan jin untuk menolongku, tak mungkin terjadi apapun
tanpa Izin-Nya. Hatiku harus bulat total dan yakin
seyakin-yakinnya, bahwa Allah lah satu-satunya yang
dapat menolong memberi jalan keluar dari setiap
urusan. Tidak ada yang mustahil bagi-Nya, karena
segala-galanya hanyalah milik Allah dan sepenuhnya
ada dalam kekuasaan Nya.
Tidak ada yang dapat menghalangi jikalau Dia akan
menolong hambanya. Oleh karena itu aku harus benar-
benar berjuang, berikhtiar untuk mendekatinya dengan
mengamalkan apapun yang disukainya dan
melepaskan hati ini dari ketergantungan kepada selain-
Nya.
Rabu, 24 April 2013
Kunci penguat hidupku..by zeyga
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar