Kata-kata mereka itu masih teringat jelas di benak ku
"Buat apa berpendidikan tinggi ,jika ujung-ujung nya di dapur"
Ya itu lah kalimat yang sedikit mengganggu ku beberapa waktu yang lalu.
Tepat di hari Minggu pagi yang gerimis,yang sempat menghentikan
perjalananku menuju perpustakaan ingin mengerjakan tugas kuliah ku.
Hujan yang turun semakin deras,cukup menjadikan sebuah pelajaran karena
kecerobohanku yg lupa membawa payung.
Ku lirik arloji di tanganku,tepat pukul 12.00 siang.tidak mungkin aku menunggu
hujan reda untuk melanjutkan perjalananku menyelesaikan tugas kuliahku.
Ku putus kan ku buka laptop ku di sbuah rumah-rumah an kecil di tengah-
tengah taman kota.
Ku sapa teman-teman yang sedang berteduh di situ,kelihatannya mereka juga
terjebak hujan ketika menikmati hari liburnya.
Sedikit bercerita untuk mengakrabkan suasana dengan mereka,yang memang
belum penah bertemu sebelum nya.
Akhinya perhatianku kembali ke tugas ku,"aku harus segera
menyelesaikannya,karena memang waktu luang yang sangat minim di hari kerja ku.
Tiba-tiba terdengar tanya dari mereka,"mbak sedang ngapain...?"
"Mengerjakan tugas"jawab ku singkat.
"Tugasssss.!"seakan-akan mereka heran dan bertanya lebih lanjut tentang
tugasku.
Aku pun menjelaskan kepada mereka,,,,
Sungguh jleebbbb..::-[
Ketika satu dari mereka berkata
"Ngapain jauh-jauh kerja d hongkong sekolah lagi,,kenyataannya juga
kungyan.,,"
Terdengar sahutan lagi
"Perempuan,mau ngapain lagi paling ujung-ujung nya juga di dapur" dengan
wajah yang kurang enak di pandang mereka melirik ku.
Hanya senyum kecil tanda kecewa ku atas pemikiran awam seperti itu.
Entah kenapa aku terganggu sekali dengan kata-kata mereka.ingin aku
Menjawab dan berdebat dengan komentar mereka yang benar-benar tidak
Nyaman ku dengar,namun mereka beranjak pergi.
Ha ha ha,,ya itu kejadian sekitar 2 bulan lalu,
Hingga sekarang aku selalu teringat kata-kata itu,hmmmm,iya sich
mbak memang benar kata-kata kalian pada dasarnya wanita
hanya bertugas di dapur,mengurusi suami dan anak.tapi saya mempunyai
prinsip yang berbeda bahwa aku berjuang untuk 2 hal:
1.orang tua yang harus bahagia di masa tua nya
2.cinta yang akan aku dampingi selamanya
Ya itulah prinsip saya, membuat orang tua saya bahagia di hari tua ny kelak
adalah semangat utama perjuangan saya.tak akan ku sia-sia kan doa dan
nasehat ibu ku akan kesusesanku.kadang sempat meneteskan air mata
ketiKa beliu minta maaf karena belum mampu mewujudkan cita-cita nya menjadikan
aku seorang sarjana.Bukan salah mu buk,semua memang sudah rencana yang
Maha kuasa.sekarang kesempatanku mewujudkannya.Semoga Allah meridhoi
niat ku membahagia kan nya.Aamiin
Jika kita baca Q.S Al Mujaadilah:11
bahwa orang2 yg berilmu akan memiliki derajat lebih di sisi
Allah dan manusia. Selain itu ilmu akan membuat seseorang
akan menjadi takut pada Allah.
Aku adalah seorang calon istri,menurut ku dengan pendidikan, seorang istri
dapat mendukung suami dalam berbuat baik,
Mengetahui bagaimana cara menjadi seorang istri shalihah, Senantiasa taat
pada suami dalam kebaikan menjaga kehormatan dan harta suami.
Aku adalah calon seorang ibu,
“Anak2 adalah investasi pahala yang tak pernah putus bagi
orang tuanya.”
Ya inilah yang membuat saya lebih bersemangat mendidik anak-ansk saya
kelak menjadi generasi yg soleh,solekhah dan cerdas.
"Seorang ibu adalah madrasah bagi anak-anak nya" kata yg tidak asing lagi kan kawan?
Dan ini sangat berpengaruh oleh ilmu yang kita miliki.Seorang
wanita terdidik akan mendorong anak2nya supaya bisa
menjadi lebih dari ayah-ibunya, baik dalam hal pendidkan
maupun kebahagiaan.Dan perjuanganku yang indah ini kelak menjadi cerita
Indah untuk mereka,selain itu lihat lah seorang yang ber ilmu mereka lebih di
Hargai dalam masyarakat,karena mereka tau bagaimana cara menempatkan
diri dalam masyarakat. Tentu nya pernah baca ini kan
“Kemajuan wanita adalah sebagai ukuran kemajuan suatu
negeri. Kaum ibu dapat menggoyangkan buaian dengan tangan
kirinya, dapat pula menggoyangkan dunia dengan tangan
kanannya.” -Napoleon Bonaparte-
Hemmzz jadi inget tauziyah nya ustadz felix siaw kemarin
"Men sini in women sono" ~dibalik seorang pria yang hebat,
terdapat seorang wanita yang kuat~. Expand Collapse.sudah jelas kan penting nya peranan seorang wanita
Ingat lah kawan ilmu Allah sangat luas!tak ada kata yang mampu
menganalogikan nya,ilmu itu banyak sumber nya tidak juga harus di sekolah
semua tergantung akan kemauan dan niat kita
Yukz kita buang pikiran-pikiran lama kita tentang peranan wanita yang hanya
di dapur.Mari kita bangun pribadi seorang wanita yang mampu menghebatkan
Suami dan anak-anak kita kelak.Aamiin...
Semangat kawan..:D.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar